KAB.BOGOR LEUWILIANG – Dugaan aksi pembegalan terjadi di jalur Leuwiliang-Pasir Ipis, tepatnya di Kampung Cadas Gantung, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (29/9/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.30–04.00 WIB. Seorang warga asal Cimanggu, Tanjungsari, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, disebut menjadi korban dalam kejadian tersebut.
Akibat peristiwa itu, korban dilaporkan mengalami luka pada bagian wajah dan kepala. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Leuwiliang Kompol Maryanto membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi guna memastikan kronologi sebenarnya.
“Kalau aduan, ada. Ini baru juga anggota kita melakukan penyelidikan dan cek TKP,” kata Maryanto saat dikonfirmasi
Maryanto mengatakan, informasi yang diterima kepolisian masih terbatas. Petugas masih berada di lapangan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Memang baru dapat informasi tadi. Sekarang anggota baru melakukan pengecekan di TKP. Belum ada informasi lebih lanjut. Cuma memang kejadian itu ada,” ujarnya.
Korban Masih Mendapatkan Perawatan
Menurut Maryanto, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.40 WIB atau menjelang subuh. Lokasi awal yang dilaporkan berada di kawasan Kampung Cadas Gantung, Desa Purasari.
“Informasinya sekitar jam 03.40, setengah empat subuh, di Kampung Cadas Gantung, Purasari,” jelasnya.
Sementara itu, kondisi korban disebut masih dalam keadaan sadar. Korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban lagi dirawat di rumah sakit. Kondisinya masih sadar, cuma memang lagi dalam perawatan,” tutur Maryanto.
Ia menambahkan, kepolisian belum menerima informasi secara lengkap terkait kejadian tersebut karena proses pemeriksaan di lapangan masih berlangsung.
“Kita juga belum dapat laporan lengkapnya karena memang baru melakukan pengecekan TKP dulu,” tambahnya.
Polisi Dalami Kronologi Kejadian
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi mengenai kronologi lengkap peristiwa tersebut, termasuk bagaimana korban mengalami luka serta apakah kejadian tersebut benar merupakan aksi pembegalan.
Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui rangkaian kejadian, dugaan pelaku, serta motif di balik peristiwa tersebut.
Petugas juga melakukan pengecekan TKP dan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian.
Masyarakat yang melintas di jalur Leuwiliang-Pasir Ipis, khususnya pada dini hari, diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi sekitar.
Kepastian mengenai kronologi dan status hukum peristiwa tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.(*)


